Makan Sedikit !Tapi Perut Buncit ? Ko Bisa ?? – Whatsapp 0821 2004 3737

Makan Sedikit !Tapi Perut Buncit ? Ko Bisa ?? –  Kata siapa perut buncit hanya dimiliki oleh orang -orang gemuk ? Ternyata yang kurus juga banyak lho say. Jika anda kurus atau punya berat badan normal anda harus waspada. Berikut penyebab perut buncit meski badan kurus dan makan sedikit :

1. Adanya lemak visceral

Istilah medis untuk lemak yang tidak sehat di perut adalah “lemak visceral”. Lemak ini mengelilingi hati dan organ-organ lain dalam perut Anda. Jika dibiarkan terus menerus akan menyebabkan berbagai faktor risiko penyakit seperti metabolisme, diabetes tipe 2, penyakit jantung, bahkan kanker.

2. Faktor genetik

Faktor genetik memainkan peran utama dalam risiko obesitas. Oleh karena itu, kecenderungan tubuh menyimpan lemak di perut sebagian dipengaruhi oleh faktor genetik. Termasuk gen reseptor yang mengatur kadar hormon kortisol dan gen yang memberikan sinyal reseptor leptin untuk mengatur asupan kalori dan berat badan.

3. Sering konsumsi makanan dan minuman manis

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa ia mengonsumsi gula berlebih setiap harinya. Kue dan permen merupakan jenis makanan yang mengandung gula tinggi. Selain itu, minuman seperti soda, teh manis, kopi, ataupun minuman dengan berbagai macam rasa banyak mengandung gula dan pemanis buatan. Sebuah penelitian telah menunjukkan pengaruh antara asupan gula tinggi dengan lemak perut yang berlebihan disebabkan, karena kandungan fruktosa tinggi gula yang ditambahkan pada makanan atau minuman.

4. Stres

Kortisol adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal dan dikenal sebagai hormon stres karena membantu tubuh merespon stres. Faktor stres besar pengaruhnya terhadap kenaikan berat badan sehingga menyebabkan penumpukkan lemak di perut. Pada banyak orang, saat mengalami stres, nafsu makan akan meningkat terutama makan makanan manis.

5. Kurang tidur

Memiliki waktu tidur yang cukup adalah salah satu hal penting yang dapat mempengaruhi kesehatan. Banyak penelitian yang menemukan bahwa kurang tidur mampu meningkatkan risiko kenaikan berat badan, yang mana berpengaruh pada lemak perut. Gangguan tidur juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Salah satu gangguan yang paling umum adalah gangguan tidur apnea yaitu suatu kondisi di mana napas berhenti berulang kali pada malam hari karena jaringan lunak di tenggorokan menghalangi jalan napas.

6. Adanya bakteri di usus

Ratusan jenis bakteri hidup dalam usus Anda, terutama di usus besar. Beberapa bakteri ada yang bermanfaat bagi kesehatan, ada juga yang merugikan. Memelihara kesehatan usus sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat sehingga mampu terhindar dari penyakit. Para peneliti telah menemukan bahwa orang gemuk cenderung memiliki jumlah bakteri Firmicutes di usus lebih banyak dari pada orang dengan berat badan normal. Penelitian juga menunjukkan bahwa jenis bakteri tersebut dapat meningkatkan jumlah kalori yang diserap dari makanan sehingga mampu menaikan berat badan, termasuk lemak perut. Tidak menutup kemungkinan bakteri ini bersarang pada orang yang kurus juga.

Baca juga :

Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Cepat Dan Aman

Obat Diet Leptosin Yang Baik Dan Aman Untuk Tubuh 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s